Dilansirdari Ensiklopedia, Cara mengisi formulir yang baik dan benar adalahcara mengisi formulir yang baik dan benar adalah Mengisi dengan jujur sesuai yang sebenarnya. Penjelasan. Kenapa jawabanya A. Mengisi dengan jujur sesuai yang sebenarnya? Hal tersebut sudah tertulis secara jelas pada buku pelajaran, dan juga bisa kamu temukan di internet Memberikaninformasi pengumuman kepada pelamar d. LPSE atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik merupakan layanan pengelolaan berbasis teknologi informasisecara elektronik untuk memberikan. Contoh Surat Lamaran Kerja Umum Yang Baik Benar Dan Menarik Terbaru Satria Baja Hitam Mengisi berkas form beserta persyaratan sesuai lowongan c. Cara mengisi formulir surat lamaran kerja. 7 "Visi dan misi perusahaan selaras dengan tujuan saya.". Melansir Novo Resume, alasan melamar pekerjaan yang bisa membuat kandidat diterima adalah bahwa visi dan misi perusahaan selaras dengan tujuan kariermu. Contoh jawaban ini menunjukkan keselarasan nilaimu secara jelas dan langsung kepada pihak interviwer. Caramengisi profil di CV yang baik dan benar agar dapat pekerjaan 1. Cantumkan nama dan data pribadi Cantumkan nama, alamat, nomor telepon, hingga email dan posisikan berada di CV Header atau bagian atas. Dalam CV, informasi pribadi itu wajib ada. Tidak harus panjang dan mendetail. Bicarakanlahhal-hal yang menjadi kelebihan anda, baik secara teknis maupun yang sifatnya soft-skill. Untuk menjawab ini, Anda perlu berinstrospeksi sebelumnya. Ada baiknya Anda menghubungkan jawaban dengan kepribadian sekaligus peran yang dilamar. Contoh: "Saya adalah orang yang mampu menyelesaikan masalah. Caramengisi formulir interview yang benar. Mengisi formulir dengan jujur sesuai yang sebenarnya adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Game free fire memberikan pengalaman bermain game battle royale yang cukup seru. Contoh cara membalas email panggilan interview bahasa inggris. ruOQmZ. Interview kerja merupakan saat-saat yang sangat mendebarkan, terutama bagi yang baru pertama kali menjalaninya. Seringkali kita merasa bingung bagaimana cara menjawab pertanyaan interview kerja. Apakah jawaban interview kerja yang diberikan sudah benar ataukah belum. Walaupun sebenarnya kita sendiri yang bisa menentukannya, namun cara menjawab pertanyaan saat interview itu tidak bisa dilakukan sembarangan. Tidak sedikit perusahaan akan memberikan pertanyaan-pertanyaan jebakan pada pelamar saat interview. Ya, sebenarnya cara ini merupakan salah satu cara perusahaan untuk mengorek lebih dalam tentang diri kita. Maka dari itu, Sedulur harus benar-benar mempersiapkannya. Nah, berikut contoh pertanyaan dan jawaban interview kerja yang baik dan benar. BACA JUGA 30+ Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Terbaik Menjawabnya! 1. Deskripsikan diri sendiri! pexels Pertanyaan yang satu ini memang sangat lazim ditanyakan dalam proses wawancara kerja. Ya, pertanyaan ini seperti mudah untuk dijawab. Akan tetapi, banyak pelamar yang justru merasa gugup setelah masuk ke dalam ruang interview, dan akhirnya mereka gagal menjawab pertanyaan ini dengan lancar. Nah, umumnya pertanyaan tersebut diajukan untuk mengevaluasi karakter, kepribadian, dan juga pola pikir dari pelamar. Jadi sebelum Sedulur mulai menceritakan diri sendiri, jangan lupa untuk menunjukkan kesan yang percaya diri. Setelah itu, ucapkan salam, dan baru mulai menjawab pertanyaan. Cara menjawab pertanyaan interview ini sebenarnya cukup mudah, kok. Sedulur dapat bercerita mulai dari latar belakang pendidikan, organisasi yang pernah diikuti, pengalaman kerja jika punya, serta kepribadian. Tapi jangan melebihi-lebihkan ya, karena bisa memunculkan kesan sombong pada kepribadian Sedulur. 2. Apa kelebihan yang dimiliki? pexels Untuk pernyataan seputar kelebihan yang dimiliki, pastikan Sedulur menjawabnya dengan kelebihan yang berkaitan dengan perusahaan dan kontribusi yang bisa diberikan. Berikan jawaban yang relevan, dan sampaikan jawaban tersebut secara spesifik. Jangan lupa pula untuk memberikan contoh bagaimana Sedulur dapat mengimplementasikan kelebihan yang dimiliki dalam konteks profesionalisme pekerjaan. Bisa dibilang hal ini berpengaruh besar terhadap keputusan perusahaan untuk merekrut Sedulur atau tidak. Pada intinya, jawab pertanyaan ini dengan sejujur-jujurnya. Tidak usah mengada-ada kebelihan yang tidak ditanyakan maupun yang tidak berhubungan dengan posisi yang sedang dilamar. 3. Apa Kekurangan yang dimiliki? pexels Pertanyaan ini biasa diajukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa kenal Sedulur dengan diri sendiri. Seperti yang kita tahu, tidak orang yang sempurna, dan pastinya setiap orang memiliki kekurangan. Jadi bila Sedulur memiliki suatu kekurangan tertentu, maka jawab saja dengan jujur dan tegas. Misalnya saja Sedulur adalah orang yang pelupa, langsung saja katakan dengan tegas. Akan tetapi, jangan lupa mengatakan cara untuk mengatasi kekurangan tersebut ya. Contohnya, seperti dengan mencatat apa yang harus dilakukan di note. Memberikan penanganan atas kekurangan diri sendiri, juga akan menunjukkan jika Sedulur adalah orang yang bertanggung jawab. Intinya, jangan pernah katakan jika Sedulur tidak memiliki kekurangan sama sekali, karena hal itu sangat tidak manusiawi. 4. Apa yang diketahui tentang perusahaan ini? pexels Sebelum mengikuti interview pekerjaan, Salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mencari tahu informasi tentang perusahaan yang sedang dilamar. Tenang saja, untuk saat ini hampir semua perusahaan memiliki sosial media dan juga situs resmi. Tentu saja, tidak semua informasi pada media sosial atau situs perusahaan tersebut harus dihafalkan. Pahami saja informasi-informasi yang sekiranya penting. Misalnya seperti layanan atau produk yang dihasilkan, motivasi perusahaan, kesejahteraan dari para pegawai, dan lain sebagainya. Atau jika Sedulur punya kenalan yang sudah bergabung dengan perusahaan tersebut, bisa langsung menanyakan kepadanya informasi perusahaan yang dibutuhkan secara rinci. 5. Mengapa tertarik dengan perusahaan ini? pexels Pertanyaan yang diberikan selanjutnya biasanya mengenai ketertarikan pelamar terhadap perusahaan. Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui motivasi yang dimiliki oleh pelamar. Oleh sebab itu, hindari jawaban interview motivasi kerja yang berkaitan dengan gaji besar atau membandingkan dengan perusahaan yang lain. Hal itu akan dinilai buruk oleh tim recruitment, karena Sedulur akan dicap sebagai orang yang tidak loyal dengan perusahaan. jawaban interview motivasi kerja yang baik dan benar, adalah dengan memberi penjelasan kecocokan visi misi atau latar belakang pendidikan yang berkaitan. Bagi Sedulur yang masih bingung, contoh jawaban motivasi kerja saat interview seperti “saya memiliki visi misi yang sama dengan perusahaan ini, yakni memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sembako” atau “saya memiliki gelar pendidikan S1 ekonomi, dan ingin menerapkan apa yang telah saya pelajari dalam posisi ini”. 6. Mengapa tertarik dengan posisi ini? pexels Untuk pertanyaan yang diajukan selanjutnya, umumnya tentang posisi yang sedang dilamar. Bagi Sedulur yang sebelumnya sudah punya pengalaman di posisi yang sama, mungkin pertanyaan semacam ini tidak menjadi masalah. Tetapi jika ini adalah kali pertama Sedulur melamar pekerjaan, sebaiknya riset terlebih dahulu tentang posisi tersebut. Pelajari dulu tentang job description-nya, kemudian carilah hubungan antara posisi pekerjaan dengan latar belakang pendidikan atau keterampilan yang Sedulur miliki. Akan lebih baik lagi jika Sedulur mampu menguraikan kemampuan-kemampuan terkait posisi yang sedang dilamar, lho. Jika kemampuan tersebut termasuk dalam hobi Sedulur, biasanya perusahaan akan lebih mempertimbangkannya. 7. Apa kontribusi yang dapat diberikan kepada perusahaan? pexels Untuk menjawab pertanyaan yang satu ini, Sedulur bisa menceritakan soal pengalaman dan juga kemampuan yang dimiliki. Jika sebelumnya Sedulur pernah bekerja di posisi yang sama, maka ceritakan prestasi-prestasi yang telah dicapai untuk menunjukkan jika Sedulur itu layak diperhitungkan. Namun jika Sedulur baru lulus pendidikan atau belum mempunyai pengalaman kerja, maka bisa menceritakan pengalaman di dalam organisasi yang pernah diikuti. Jangan lupa untuk menyatakan jika Sedulur sanggup dan bersedia untuk belajar dari awal, akan semua hal yang sebelumnya belum diketahui. BACA JUGA 16 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris yang Baik & Arti 8. Berapa gaji yang dinginkan? pexels Walaupun tidak semua, namun beberapa perusahaan akan mempertanyakan gaji yang diinginkan oleh pelamar. Bagi Sedulur yang merupakan fresh graduate, mungkin cukup kesulitan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Nah, jadi sebelum menghadiri interview, Sedulur perlu riset dulu tentang rentang gaji terkait posisi yang dilamar. Sedulur dapat mencari informasi tersebut di internet, atau menanyakan pada teman yang posisinya sama. Tapi bagi beberapa orang, menyebutkan angka gaji itu bukanlah hal yang mudah. Jika Sedulur juga seperti itu, maka cara menjawab pertanyaan interview tentang gaji yakni “sepadan dengan kontribusi yang saya berikan nantinya” atau “seperti yang ditawarkan oleh perusahaan ini”. 9. Apa bersedia untuk bekerja lembur? pexels Biasanya pelamar langsung menjawab “bersedia”, tanpa memikirkan risiko yang nantinya akan ditanggung. Padahal, jawaban untuk pertanyaan tersebut harus benar-benar dipertimbangkan. Alangkah baiknya jika Sedulur menjawab pertanyaan ini dengan jujur, sesuai kemampuan dan juga waktu kerja yang disanggupi. Tapi jika Sedulur masih bingung, bisa menjawab dengan bersedia untuk bekerja lembur sesuai jadwal yang diberikan perusahaan. Namun jangan lupa untuk menambahkan pernyataan, jika perusahaan perlu memberitahu terlebih dahulu apabila ada lembur jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan jawaban ini, maka perusahaan akan paham jika Sedulur bersedia untuk lembur, tapi tidak secara mendadak. 10. Lingkungan kerja seperti apa yang disukai? pexels Dapat dikatakan jika ini adalah salah satu pertanyaan menjebak, lho. Cara menjawab pertanyaan interview ini, sebaiknya yang berkaitan dengan kultur dari perusahaan. Ya, Sedulur tidak dapat menyamakan lingkungan kerja dalam satu perusahaan dengan lingkungan di perusahaan lainnya. Misalnya saja kultur perusahaan yang sedang dilamar memiliki lingkungan yang fleksibel, maka jawab saja dengan jika Sedulur juga menyukai lingkungan kerja yang fleksibel. Dijamin, peluang Sedulur diterima di perusahaan tersebut semakin besar. 11. Apa bersedia jika ditempatkan di luar kota? pexels Untuk pertanyaan yang satu ini, jangan juga asal memberikan jawaban bersedia, lho. Jika Sedulur merasa ragu dan memang tidak bersedia, maka jawab saja “tidak” dan berikan alasan logis yang dapat diterima oleh perusahaan. Ya, rata-rata perusahaan memang mencari kandidat yang bersedia untuk ditempatkan di mana saja. Jadi sebelum mengikuti tahapan interview kerja, Sedulur bisa mencari informasi tentang lokasi kantor dari perusahaan yang dilamar. Mulai dari lokasi kantor pusat, kantor cabang, hingga jaringan distribusinya. Pastikan Sedulur benar-benar merasa cocok dengan distribusi karyawan dari perusahaan tersebut. Jangan sampai pertanyaan yang satu ini menjadi akar kegagalan dalam interview. Selain itu, jangan sampai Sedulur bilang bersedia, sehingga terpaksa bekerja di luar kota dalam keadaan tidak nyaman. 12. Apa bersedia jika diminta untuk menerima tanggung jawab lebih besar? pexels Jika Sedulur memang bersedia, jawablah pertanyaan tersebut dengan jelas dan juga tegas. Jawaban ini akan mengisyaratkan jika Sedulur benar-benar dapat dipercaya oleh perusahaan untuk memegang amanah dan tanggung jawab yang lebih besar. Dan pastinya kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin, yakni dengan menunjukkan kinerja baik serta penuh dengan tanggung jawab. Bukan tidak mungkin hal ini akan membantu Sedulur untuk mendapatkan posisi yang lebih tinggi nantinya. 13. Mengapa berhenti bekerja di perusahaan sebelumnya? pexels Nah, ini adalah salah satu pertanyaan yang sangat menjebak, lho. Cara menjawab pertanyaan interview yang satu ini, adalah dengan menyampaikan alasan-alasan yang logis. Misalnya saja seperti keinginan untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri. Selain itu, Sedulur juga bisa menceritakan apa yang tidak dapat dipenuhi oleh perusahaan sebelumnya, tapi dimiliki oleh perusahaan ini. Pada intinya, hindari kalimat-kalimat yang terkesan membicarakan keburukan dari perusahaan sebelumnya. 14. Apa yang akan dilakukan jika ada masalah dalam pekerjaan? pexels Jawablah pertanyaan ini menggunakan kalimat-kalimat yang bijaksana. Jawaban yang diberikan, sangat berkaitan dengan kedewasaan dalam pola berpikir dan menuntaskan masalah tertentu. Sedulur dapat menjawab dengan mencari akar permasalahannya terlebih dahulu, kemudian menganalisa masalah tersebut, dan menentukan solusi terbaik. Selain itu, ungkapkan jika Sedulur akan belajar dari masalah yang terjadi agar kelak masalah tersebut tidak terulang kembali. 15. Apa yang membuat perusahaan ini berbeda dengan perusahaan lain sejenis? pexels Untuk pertanyaan jebakan ini, Sedulur dapat menjawabnya dengan menceritakan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan yang sedang dilamar tersebut. Misalnya saja seperti produk yang berkualitas, jenjang karir lebih menjanjikan, hingga lingkungan pekerjaan yang baik. Namun jangan pernah menceritakan keburukan dari perusahaan lain, karena akan membuat Sedulur terlihat tidak profesional. BACA JUGA 9 Contoh Surat Pengalaman Kerja Terlengkap Berbagai Profesi Nah, itu dia beberapa contoh pertanyaan serta cara menjawab pertanyaan interview kerja. Pahami setiap poin yang sudah dijelaskan di atas, agar Sedulur bisa mengikuti interview kerja dengan lancar dan tentunya dapat lolos seleksi. Dari beberapa pertanyaan di atas, bisa disimpulkan bahwa tujuan utama dilakukan tahapan interview ini adalah untuk mengetahui kepribadian pelamar. Jadi selain berbekal ilmu terkait posisi yang dilamar, beri kesan kepribadian yang baik kepada pihak perusahaan. Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di Aplikasi Super lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya di sini sekarang. Sementara Sedulur yang ingin bergabung menjadi Super Agen bisa cek di sini sekarang juga. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan, antara lain mendapat penghasilan tambahan dan waktu kerja yang fleksibel! Dengan menjadi Super Agen, Sedulur bisa menjadi reseller sembako yang membantu lingkungan terdekat mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang lebih murah. Wawancara kerja atau interview kerja merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui oleh seseorang yang sedang mencari pekerjaan. Oleh karena itu momen ini kerap menjadi kondisi yang mendebarkan. Pertanyaan mengenai pertanyaan interview seperti apa yang akan ditanyakan kemudian muncul. Pastinya bagi pelamar pekerjaan berharap bisa menjawab pertanyaan interview dengan lancar dan lolos ke dari tahap ini dengan mudah. Baca Juga Apa Saja Jualan Online Terlaris Tahun 2020? Yuk, Jadikan Peluang Bisnis! Pertanyaan Interview Memperkenalkan Diri Anda Pertanyaan interview awal umumnya dilontarkan oleh penanya adalah seputar diri Anda. Meski terdengar sederhana, justru di sini menjadi poin penting untuk bisa merebut atensi HRD atau orang yang melempar pertanyaan interview kepada Anda. Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui karakter dasar Anda karena menjadi aspek penting untuk perusahaan. Jika pertanyaan interview awal ini bisa dilewati dengan baik, besar kemungkinan Anda menarik perhatian dari HRD. Ketika menghadapi pertanyaan interview seperti ini, berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan dan jangan lakukan. Yang Harus Dilakukan Salam hangat, sapa semua orang yang ada di sana. Bercerita tentang pribadi dan data diri Anda secara singkat. Cerita tentang pekerjaan dan apa jobdesk-nya. Coba fokus ke skill dan kompetensi yang bisa Anda jual di posisi itu. Jika tidak memiliki pengalaman, Anda bisa menceritakan aktivitas sehari-hari. Jangan Melakukan Menyampaikan data pribadi terlalu detail dan bertele-tele. Menceritakan hobi, ini akan menjadi intermezzo saja, jangan dijadikan komponen pertama saat perkenalan diri. Cerita sifat semu, semisal “Saya siap bekerja keras dan bertanggung jawab demi kemajuan perusahaan.” Mengiba perusahaan. Pertanyaan Interview Apa yang Diketahui Tentang Perusahaan Ini? Pertanyaan interview selanjutnya yang umum ditanyakan masih standar dan terkesan sebagai basa-basi dari HRD kepada Anda. Namun, pertanyaan interview tersebut nyatanya penting karena Anda wajib mengetahui seluk beluk perusahaan atau tempat bekerja yang Anda lamar. Baca Juga Pentingnya Perjanjian Pra Nikah Untuk Masa Depan Indah Untuk mempersiapkan jawaban dari pertanyaan interview ini, Anda bisa lebih dulu mempelajari profil perusahaan, visi, misi, hingga history dari perusahaan tersebut. Anda tidak harus menghafal secara detail, cukup memahami secara umum perusahaan ini bergerak di bidang apa yang bagaimana bisnis mereka berjalan. Pertanyaan Interview Kenapa Tertarik Melamar Pekerjaan di Sini? Jangan terkecoh dengan pertanyaan interview seperti ini. Pertanyaan ini diajukan untuk mencari seberapa besar motivasi Anda sesungguhnya. Hindari untuk menjawab dengan alasan gaji atau suasana lingkungan kerja dan menyebutkan ketidaknyamanan di perusahaan Anda sebelumnya. Anda bisa menjawab pertanyaan interview ini dengan alasan-alasan positif. Seperti misalnya ingin menyalurkan potensi dalam diri atau latar belakang Anda cocok dengan posisi yang dilamar di perusahaan tersebut. Pertanyaan Interview Sejauh Mana Anda Tahu Posisi yang Dilamar Sekarang? Setelah menjawab tiga pertanyaan interview sebelumnya yang terbilang standar dan dasar, Anda kemungkinan akan mulai ditanya lebih jauh tentang posisi yang dilamar. Untuk ini, Anda harus tahu betul alasan dan latar belakang posisi yang Anda lamar. Anda bisa mencari referensi lebih banyak mengenai posisi yang dilamar. Setelah memahminya, Anda bisa menjelaskannya dari sudut pandang sendiri tanpa mencontoh keseluruhan dari sumber yang Anda cari. Pertanyaan Interview Apa yang Bisa Anda Berikan untuk Perusahaan atau Posisi Ini? Pertanyaan interview seperti ini juga cukup umum diberikan. Anda bisa mengaitkan dengan pengalaman atau ilmu yang Anda miliki dengan harapan ketika Anda bekerja di tempat baru. Jangan menjanjikan sesuatu yang Anda sendiri tidak bisa atau tidak yakin bisa melakukannya. Setelah Anda menjelaskan kemampuan yang dimiliki, anda bisa meneruskannya dengan keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan jika mempekerjakan Anda. Pertanyaan Interview Mengapa Anda Berhenti dari Pekerjaan Sebelumnya? Ini menjadi salah satu pertanyaan interview yang penting. Dari sini perusahaan bisa menilai karakter dan orientasi Anda. Oleh sebab itu hindari untuk menyebutkan masalah pribadi sebagai alasan Anda keluar dari perusahaan sebelumnya. Jelaskan alasan Anda dengan penjabaran yang profesional dan tidak menjelekkan pihak manapun. Anda tidak harus berbohong di dalam pertanyaan interview ini, karena perusahaan tidak sedikit yang menghargai kejujuran. Paling penting adalah bagaimana Anda menyampaikan penjelasan secara profesional. Pertanyaan Interview Tanggapan Anda tentang Lembur? Ini merupakan pertanyaan interview untuk mengetahui komitmen Anda. Oleh karena itu Anda harus memberikan jawaban dengan porsi yang sesuai, tidak berlebihan namun tidak kurang. Mungkin banyak yang tidak nyaman bekerja lembur. Namun nyatakan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sebesar mungkin. Jika harus bekerja lembur pastikan bahwa waktu lembur tersebut masih dalam batasan toleransi Anda. Sehingga jangan sampai jawaban yang diberikan terkesan basa-basi. Pertanyaan Interview Apa yang Anda Lakukan Jika Berada dalam Tekanan Pekerjaan? Pertanyaan interview ini diajukan untuk mengetahui seberapa besar kesabaran dan ketangguhan Anda dalam menghadapi pekerjaan yang banyak dan mendadak. Karakter Anda akan dinilai apakah seseorang yang mudah menyerah dan tidak bertanggung jawab dengan pekerjaan sendiri. Jawab pertanyaan ini dengan sejujur mungkin jika memang memiliki cara sendiri dalam menenangkan diri seperti mengambil beberapa menit untuk jalan-jalan keluar kantor, atau memejamkan mata bahkan mengambil cuti sehari untuk berlibur. Tidak ada jawaban yang salah, yang salah jika Anda memaksakan pilihan yang tidak cocok dan terkesan berbohong. Pertanyaan Interview Apakah Anda Melamar di Perusahaan Lain? Anda harus menjawab pertanyaan interview ini sejujur mungkin jika memang ada pilihan lebih dari satu perusahaan. Jika ternyata beberapa nama perusahaan yang disebutkan memiliki karakteristik baik yang sama dari budaya dan sistem kerjanya maka ini akan memperkuat alasan Anda kenapa melamar diperusahaan tersebut dengan posisi tersebut yang berarti Anda memang ingin bekerja secara baik dengan environment yang mendukung agar bisa berkembang dengan lebih baik bukan hanya sekedar "agar mendapatkan pekerjaan". Baca Juga Bisnis Laundry di Tengah Perumahan Bikin Cuan Pertanyaan interview ini juga biasanya digunakan untuk mengetahui apakah Anda bisa direkrut secepat mungkin. Jika Anda memang dianggap memiliki kualifikasi, tidak menutup kemungkinan HRD akan lebih cepat merekrut Anda. Pertanyaan Interview Berapa Gaji yang Anda Harapkan? Pertanyaan interview selanjutkan akan lebih spesifik merujuk ke dalam pekerjaan yang Anda lamar. Pertanyaan ini diajukan oleh HRD untuk mengetahui 'harga' yang cocok untuk dibayarkan kepada Anda. Beberapa perusahaan mungkin akan meminta bukti slip gaji Anda sebelumnya untuk semakin yakin. Biasanya akan ada negosiasi mengenai gaji setelah mengajukan jumlah gaji yang diinginkan jadi tidak apa-apa jika mengajukan dengan harga paling tinggi pada awal negosiasi. Pertanyaan Interview Apakah Anda Punya Pertanyaan? Jika pertanyaan interview ini muncul, biasanya sesi wawancara kerja Anda telah berakhir. Ini bisa menjadi momentum Anda untuk menunjukkan antusiasme dan motivasi positif Anda atau dengan kata lain memberikan kesan positif. Anda bisa memberi jawaban dengan pertanyaan-pertanyaan seputar budaya, peraturan dan sistem perusahaan yang sedang mewawancarai Anda saat ini seperti "benefit apa saja yang saya dapatkan jika diterima bekerja disini?", "berapa lama jam istirahat yang diberikan?", "apakah ada uang lembur?". Berikan pertanyaan yang memang benar-benar Anda ingin ketahui. Setelah selesai menjawab pertanyaan interview dan Anda diterima masuk bekerja di perusahaan yang Anda lamar, ada baiknya untuk merencanakan keuangan atau gaji Anda untuk masa mendatang. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membuka tabungan di CIMB Niaga. Baca Juga Cara Memulai Usaha di 2020? Begini Caranya Di CIMB Niaga terdapat berbagai jenis tabungan yang bisa Anda pilih dengan berbagai keuntungan dan kemudahan. Salah satunya adalah GOAL Savers dari CIMB Niaga sebagai tabungan berjangka bersistem setoran rutin, siap membantu kamu mempersiapkan masa depan. Berbagai keuntungan dari membuka GOAL Savers antara lain bebas menentukan jangka waktu tabungan dan jumlah setoran rutin. Anda juga bisa mendapatkan hasil pengembalian dengan suku bunga menarik. Untuk informasi lebih lengkap tentang tabungan-tabungan yang tersedia di CIMB Niaga Anda bisa memeriksanya di sini. Menyangkut dengan dunia pendidikan atau dunia kerja, umumnya kita tidak akan terlepas dari tahap interview wawancara. Interview ini bisa dijalani seseorang yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi, maupun yang akan melamar pekerjaan ke sebuah perusahaan. Pada dasarnya, tes interview atau wawancara kerja merupakan tes yang tidak kalah penting dalam menentukan diterima atau tidaknya seseorang untuk bekerja setelah tahapan tes atau psikotes. Hal ini dikarenakan pihak HRD Human Resource Development akan mengetahui bagaimana sikap, perilaku dan kemampuan kita untuk bisa cepat beradaptasi dengan suasana dan alur kerja yang ada di perusahaan tersebut. Dengan adanya tahap interview atau wawancara ini, pihak perusahaan biasanya akan mengetahui seberapa cepat pelamar bisa mengambil sebuah keputusan dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang selalu ada dalam dunia kerja. Karena maju mundurnya sebuah perusahaan bergantung pada kinerja para karyawannya, maka proses interview ini sangat diandalkan pihak perusahaan agar tidak ingin salah dalam memilih orang yang akan jadi karyawannya. Saat tes interview berlangsung, umumnya orang akan mengalami ketegangan, apalagi untuk orang yang pertama kali melamar pekerjaan. Sehingga dari sini tidak sedikit banyak orang yang gagal dalam tahap tersebut. Untuk itu pada kesempatan kali ini akan dibahas cara-cara bagaimana menghadapi tes interview yang baik sehingga kita bisa lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi tes tersebut. Manusia hanya bisa berusaha semaksimal mungkin dan untuk hasilnya sendiri kita serahkan semuanya kepada Tuhan yang Maha Esa. Sebelum melakukan tahap interview, ada baiknya pelamar menggali jauh lebih dalam informasi mengenai perusahaan yang Anda lamar. Contohnya seperti jenis perusahaan apa dan kegiatan apa saja yang ada di perusahaan yang Anda lamar. Dari sini Anda sebagai pelamar dapat mengukur seberapa kemampuan kita apabila diterima di perusahaan tersebut. Dan berikut beberapa cara agar Anda berhasil dalam menghadapi tes interview dalam dunia kerja. Baca Juga Wawancara Kerja 10 Pertanyaan Terlarang Untuk Diajukan 1. Perhatikan Penampilan Kenakan Pakaian yang Rapi dan Sopan via Cara pertama dalam menjalani interview yang baik adalah dengan memperhatikan penampilan. Penampilan Anda memang sangat penting ketika akan melakukan tes interview, karena hal pertama yang dilihat oleh orang yang akan melakukan interview adalah penampilan. Disarankan pada saat interview Anda harus memakai pakaian yang formal seperti kemeja yang berwarna cerah namun tidak mencolok. Sebaiknya Anda tidak memakai celana yang berbahan dari jeans. Usahakan Anda harus terlihat rapi baik itu dari segi pakaian maupun dari hal-hal yang mendukung proses penilaian yang akan diberikan. 2. Datang Lebih Awal Usahakan untuk tiba lebih awal dari waktu yang telah ditentukan dan jangan sampai membuat orang yang akan melakukan interview terhadap Anda menunggu karena akan mengurangi poin penilaian terhadap kedisiplinan. Dengan datang lebih awal, Anda dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengatur emosi, mengontrol stres yang tidak perlu dan mengumpulkan pikiran Anda agar tetap fokus supaya berjalan dengan baik proses wawancara yang akan Anda jalani. 3. Bersikap Sopan dan Tegas Jaga Sikap dengan Tetap Sopan dan Tegas via Setelah Anda dipanggil untuk masuk ke ruangan interview, terlebih dahulu Anda harus mengetuk pintu lalu memberikan salam, setelah Anda dipersilahkan untuk masuk segeralah jabat tangan pewawancara dengan tegas. Jabat tangan dengan tegas ini akan berfungsi untuk menunjukkan rasa antusias pelamar atas lowongan dan proses interview yang berlangsung. Dan jangan lupa berikan wajah yang penuh senyum serta ramah terhadap pewawancara agar menjadi poin tambahan. Jangan sampai membawa permasalahan dari luar ketika akan diwawancarai karena akan berakibat buruk terhadap diri Anda. 4. Jawab Setiap Pertanyaan dengan Singkat dan Jelas Ketika proses interview berlangsung, usahakan agar selalu melakukan kontak mata dengan pewawancara. Jangan membuat tatapan yang kosong apalagi melamun. Kontak mata sendiri berfungsi untuk memberikan pandangan bahwa Anda orang yang sangat serius untuk mendapatkan pekerjaan pada posisi yang diinginkan. Ketika ditanya, berikan jawaban yang singkat dan jelas, karena jika Anda memberikan jawaban yang panjang lebar tapi tidak menuju inti dari jawaban pertanyaan yang diberikan, maka akan membuang waktu dan bisa jadi akan mengurangi penilaian Anda di mata pewawancara. Jawaban yang panjang lebar juga akan menciptakan kesan bahwa Anda tidak memahami dan menangkap pertanyaan yang telah diberikan. Jawaban yang panjang lebar juga dapat memunculkan pertanyaan baru sehingga membingungkan bagi yang mewawancarai. Baca Juga 5 Hal Ini Bisa Membuat Wawancara Kerja Anda Lancar 5. Ciptakan Suasana Nyaman Buat Suasana Interview Senyaman Mungkin via Ciptakan suasana yang nyaman dengan pewawancara dan ajukan pertanyaan yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Contohnya Anda ingin tahu lebih detail lagi tentang perusahaan dari segi kegiatan yang dilakukan atau alur kerja yang harus diikuti. Dengan pertanyaan-pertanyaan ini Anda akan jauh lebih dekat dengan pihak HRD pewawancara. Dalam proses wawancara, pelamar juga harus bisa menjaga emosi. Terutama jika pewawancara menanyakan alasan mengapa Anda mengambil keputusan untuk pindah dari perusahaan sebelumnya. Jangan sampai Anda menyampaikan hal-hal yang bersifat jelek atau pun masalah Anda terhadap perusahaan sebelumnya terhadap pewawancara. Anda dapat menjawab "saya pindah dari perusahaan yang sebelumnya karena peluang untuk mengembangkan kemampuan saya di perusahaan ini sangat besar." Dengan cara seperti ini maka tidak ada pihak mana pun yang dijelek-jelekan oleh kita, dan pewawancara dapat memahaminya dan bisa menerimanya. 6. Perlihatkan Antusias Kerja Berikan keyakinan terhadap perusahaan bahwa Anda ingin memberikan kontribusi lebih untuk memajukan perusahaan dan ingin bekerja keras untuk mewujudkannya. Pada tahap ini, Anda juga harus pandai menjual kemampuan yang Anda miliki terhadap perusahaan, agar pewawancara yakin dengan kemampuan yang Anda miliki. Perlihatkan juga semangat untuk bekerja guna memberikan kemajuan dan manfaat yang baik terhadap perusahaan. Tetapkan juga harapan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Maksudnya di sini adalah dalam proses pengisian formulir kerja Anda, jangan menuliskan atau mematok harga yang tidak masuk akal dan meminta fasilitas yang tidak mungkin dipenuhi oleh perusahaan. Alih-alih meminta yang berlebihan, lebih baik kita usahakan untuk memberikan yang terbaik sehingga dapat memajukan perusahaan. Karena dengan begitu akan terjadi hubungan timbal balik antara perusahaan dan kita sebagai karyawan yang bekerja. Dengan hal ini pihak perusahaan juga akan menilai kita sebagai pribadi yang bekerja dengan baik dan nantinya gaji dan fasilitas akan datang dengan sendirinya jika kita telah memberikan yang terbaik. 7. Ucapkan Terima Kasih Jangan Lupa Ucapkan Terima Kasih via Terakhir, cara untuk menjalankan interview dengan baik adalah dengan meyakinkan diri dan membuat resume dari proses interview. Ketika Anda akan mengakhiri proses interview yakinkan terhadap diri Anda apakah sudah cukup dan tidak ada yang ingin ditanyakan lagi. Hal ini karena ketika sudah meninggalkan ruangan Anda usahakan Anda tidak lagi merasa bingung dan menggantung. Karena kalau sudah masuk bekerja Anda tidak akan bisa mengikuti semuanya dengan baik. Dan apabila dirasa cukup ucapkan terimakasih kepada pewawancara karena telah diberikan kesempatan untuk bisa menjelaskan tentang kemampuan dan informasi mengenai diri pribadi sehingga dapat jadi acuan untuk bisa diterima kerja di perusahaan. Meskipun hasil akhirnya masih belum bisa ditentukan apakah diterima atau tidak, Anda juga perlu membuat resume atau kesimpulan dari proses interview yang telah dilakukan. Buatlah catatan kecil dari interview yang telah berjalan agar kita bisa mengetahui sejauh mana hasil yang kita capai dan kekurangan-kekurangan apa saja yang harus kita perbaiki agar di kemudian hari apabila kita melakukan interview lagi bisa meminimalkan kesalahan yang dilakukan. Terima Hasilnya dengan Lapang Dada Demikianlah beberapa informasi terkait tatacara interview yang baik. Semoga dengan penjelasan ini, Anda dan para pelamar yang akan melakukan interview bisa menjalankan proses wawancara dengan sukses. Ketika pengumuman telah muncul, Anda harus berjiwa besar ketika apapun hasil yang muncul yang harus Anda terima. Anda tidak boleh putus asa ketika memang hasilnya tidak sesuai dengan keinginan. Setidaknya dengan proses interview tersebut kita dapat memetik ilmu dan pengalaman yang bisa kita pakai di kemudian hari apabila ingin melamar di perusahaan lain. Baca Juga 8 Pertanyaan Interview Kerja yang Perlu Diketahui dan Jawabannya Wawancara WawancaraKerja Interview Pekerjaan TipsBekerja Apakah Anda mencari informasi lain? Sudah melamar kerja sana-sini, tetapi sama sekali belum mendapat undangan interview kerja. Kira-kira kenapa, ya? Apa ada kesalahan di cover letter atau CV? Memangnya CV seperti apa yang bisa menarik perhatian HR? Pertanyaan-pertanyaan di atas sudah sangat umum ditanyakan oleh banyak pelamar, terutama yang baru masuk ke dunia kerja seperti fresh graduates. Kamu mungkin sudah banyak mengirim CV, memperbarui profilmu di JobStreet, serta melakukan riset mengenai perusahaan yang kamu rasa cocok, tetapi ternyata itu belum cukup untuk membuatmu dipanggil interview kerja. Bisa jadi, HR melihat sesuatu di CV-mu yang membuatnya ragu untuk memanggilmu, meskipun sebenarnya format CV yang kamu kirimkan sudah rapi dan benar. Nah, artikel ini akan membahas tentang alasan apa saja yang bisa menyebabkan HR enggan memanggil kandidat ke interview kerja. Scroll terus ke bawah! Asal melamar kerja Ini sering sekali ditemukan di antara para pelamar kerja baru atau fresh graduate–dan pastinya bisa membuat HR cukup jengkel. Maksud dari “asal melamar” adalah kamu melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan persyaratan, latar belakangmu, dan masih banyak lagi. Contohnya, kamu lulusan S1 Arsitektur tetapi melamar untuk bekerja sebagai Marketing Manager, sementara kamu belum mempunyai pengalaman apapun di bidang Marketing. Belum lagi, posisi Manager biasanya membutuhkan minimal pengalaman 3 tahun. HR tentu akan langsung melewati CV-mu untuk melihat CV kandidat lain. Karena itu, sebelum kamu mengirim lamaran kerja, penting sekali untuk membaca seluruh kualifikasi, job description, letak kantor, serta gaji yang tertera di iklan lowongan. Mungkin, kamu sering mendapat saran untuk mengirim surat lamaran pekerjaan sebanyak-banyaknya dan tinggal berharap ada perusahaan yang “nyangkut”. Namun, kenyataannya tidak semudah itu dan dunia kerja tidak bekerja seperti itu. Memang tidak ada salahnya melamar di banyak tempat, tetapi tetap kira-kira dan sesuaikanlah dengan pengalaman dan keterampilan yang kamu miliki. Jangan sampai kamu melamar untuk sebuah pekerjaan yang kamu sama sekali tidak punya pengalaman di bidang itu sebelumnya. Hal itu tentunya akan membuat HR enggan membaca CV-mu. CV tidak lengkap dan tidak detail Nah, ini juga sering menjadi permasalahan. CV yang baik adalah CV yang memuat semua informasi yang dibutuhkan dengan lengkap. Tetapi, sayangnya masih banyak kandidat yang melupakan atau kurang memperhatikan hal tersebut. Salah satu contoh kesalahan yang paling umum adalah mencantumkan foto selfie di kolom pas foto, atau bahkan tidak mencantumkan foto sama sekali. Selain itu, sering pula ditemukan CV di mana kandidat salah menulis tempat dan tanggal lahirnya sendiri. Ditambah lagi, ketika mencantumkan pengalaman kerja, banyak kandidat yang hanya menuliskan kewajiban mereka saat bekerja. Padahal, HR juga ingin tahu apa saja yang telah kamu capai selama bekerja di tempat itu. Dengan mencantumkan pencapaianmu, HR akan semakin yakin bahwa kamu adalah kandidat yang tepat. Padahal, CV adalah faktor utama yang menentukan penerimaanmu. Semakin baik isi CV-mu, semakin tinggi pula kesempatanmu untuk dipanggil interview kerja. Karena itu, sangat banyak artikel-artikel tutorial menulis CV dengan baik, termasuk mengenai aturan memikat perekrut dalam 6 detik. Yuk, cek lagi cara menulis CV yang benar. 2. Kamu tidak memenuhi kualifikasi Seperti yang disebutkan sebelumnya, asal melamar kerja akan membuat kamu tidak memenuhi kualifikasi yang diinginkan. Sebagai seorang pengusaha, Ivan Gunawan juga sempat menyinggung masalah ini. Menurutnya masih banyak kandidat yang tidak menerapkan cara melamar pekerjaan yang baik dan sopan; asal mengirim surat lamaran pekerjaan bahkan mengirim DM ke akun media sosial Ivan tanpa menyesuaikan diri dengan kualifikasi yang diminta dan terkesan “yang penting kerja”. Hal tersebut tentunya tidak hanya dialami oleh Ivan, tetapi juga banyak perusahaan dan pengusaha lainnya. Misalnya, perusahaan mencantumkan di iklan lowongan bahwa mereka butuh seorang Social Media Manager dengan minimal pengalaman 3 tahun. Namun, tetap saja banyak ditemukan surat lamaran kerja dari kandidat yang sama sekali tidak memiliki pengalaman. Meskipun demikian, jangan sampai kamu menjadi tidak jujur ketika menulis CV, ya. Tetap tulis pengalaman dan keterampilan yang kamu miliki dengan sebenar-benarnya. Kamu harus menyesuaikan pekerjaan yang ingin dilamar dengan keterampilan yang kamu punya. Untuk belajar keterampilan baru atau mengasah keterampilan yang sudah ada, kamu bisa mengakses pelatihan gratis dari JobStreet X FutureLearn! Di sana, kamu bisa belajar berbagai keterampilan dari bermacam-macam bidang seperti pemasaran digital, IT, hubungan masyarakat, hingga e-commerce! Jangan memaksakan diri melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuanmu, karena HR pasti akan tahu ketika kamu tidak jujur. Misalnya, kamu berhasil dipanggil ke interview pertama. Di CV, kamu mencantumkan bahwa kamu fasih berbahasa Inggris dengan tingkat kefasihan tinggi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun, ternyata HR melakukan interview dengan bahasa Inggris dan kamu terbukti tidak bisa merespon pertanyaan dengan baik. Dengan begitu, HR akan langsung tahu bahwa kamu tidak jujur dan berakhir meragukan isi CV-mu, bukan hanya bagian keterampilan bahasa saja, tetapi juga keseluruhan informasinya. Karena itu, selalu tulis CV dan dampingi dengan surat lamaran yang ditulis dengan jujur, ya! Ayo cari tahu tips menulis surat lamaran kerja yang benar. 3. Tidak terlihat memiliki motivasi Ketika membaca ini, mungkin kamu akan sedikit bingung. Bagaimana caranya HR tahu tingkat motivasimu? Jawabannya ada pada motivation letter, atau sering juga disebut cover letter. Karena memuat motivasi serta tujuanmu melamar kerja, cover letter akan membantu HR menentukan apakah kamu benar-benar serius melamar atau tidak. Karena itu, sangat penting untuk menulis cover letter yang jelas, informatif, dan menarik. Cover letter yang baik akan memberimu kesempatan untuk menarik perhatian HR kepada CV-mu, yang kemudian akan digunakan untuk menilaimu lebih lanjut. Jika saat perkenalan saja kamu sudah terlihat tidak sungguh-sungguh, bagaimana HR berniat juga berniat mengenalmu lebih dekat? Ayo pelajari cara menulis cover letter yang menarik. 4. Daftar pengalamanmu kurang jelas Ini juga salah satu aspek yang sering diabaikan pelamar kerja. Masih banyak kandidat yang tidak mencantumkan secara rinci apa saja yang telah ia lakukan di pengalaman kerjanya dulu. Padahal, melalui CV kandidat HR perlu tahu kinerja mereka dengan jelas. Ingat, sebuah perusahaan bisa menerima puluhan, bahkan ratusan kandidat setiap harinya. Kesalahan sekecil apapun bisa membuatmu tersingkirkan. Selain job desc di pekerjaan dahulu, jeda yang cukup jauh antara pekerjaan jika ada juga akan dipertanyakan. Misalnya, kamu memiliki jeda 1 tahun antara perusahaan A dan B. Ketika interview kerja, HR akan bertanya, “Apa saja yang kamu lakukan selama 1 tahun tersebut?”. Jika kamu adalah fresh graduate yang belum memiliki pengalaman bekerja, kamu bisa mencantumkan pengalaman magang, berorganisasi, hingga kepanitiaan. Contohnya adalah pengalaman menjadi sekretaris himpunan mahasiswa atau menjadi panitia dalam salah satu acara kampus. Tulis pengalaman kamu dengan jelas dan sertakan pula pencapaian kamu saat itu. Dengan begitu, HR bisa mengetahui potensi kemampuanmu jika diterima di perusahaan nanti. 5. Kamu jarang memperbarui profil JobStreet Meskipun terlihat “sepele”, memperbarui profilmu akan membantumu memikat perhatian HR, lho. Dengan menunjukkan profil yang up-to-date, kamu sekaligus memperlihatkan bahwa kamu adalah kandidat dengan etos kerja yang baik, sehingga HR akan semakin yakin untuk mengundangmu ke interview. Selain itu, algoritma di website dan aplikasi JobStreet bekerja dengan menunjukkan kandidat-kandidat yang memiliki profil yang cocok dengan keinginan perekrut. Karena itu, penting sekali untuk memperbarui informasi di profilmu secara rutin. Akan lebih bagus lagi jika tanggal atau tahun pencapaianmu yang kamu cantumkan di profil dekat satu dengan yang lain. Dengan begitu, kamu akan dilihat perusahaan sebagai kandidat yang termotivasi mengembangkan diri dan selalu giat mencari pengalaman. Nah, bagaimana? Sudah semakin paham akan hal-hal yang mungkin terlewat ketika kamu mengajukan lamaran kerja? Semoga penjelasan ini dapat membantu kebingunganmu. Selama kamu menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu pasti bisa membuat HR tertarik untuk mengundangmu interview kerja hingga tahap final! Sekarang, ayo mulai mencari pekerjaan yang kamu incar! Jangan lupa untuk mencermati persyaratan serta job desc-nya, ya. Aplikasi JobStreet memiliki fitur di mana kamu, sebagai pelamar kerja, bisa mengecek status lamaran kerjamu received lamaran sudah diterima, read lamaran sudah dicek, dan interview tujuanmu membaca artikel ini. Setelah mengirim lamar kerja, cek statusnya secara berkala juga, ya! Jangan lupa pula untuk selalu memperbarui profil JobStreet-mu secara rutin setelah kamu mendapat pengalaman atau keterampilan baru. Kamu bisa memasukkan pengalaman-pengalaman yang didapat dari pelatihan kerja termasuk pelatihan dari JobStreet dan FutureLearn, magang, hingga hasil kerjamu sebagai seorang freelance. Kunjungi laman Tips Karir kami untuk mencari tahu lebih banyak tentang tips dan berita dunia kerja. Jika kamu ingin lebih tahu tentang tren kerja terbaru, langsung saja unduh laporan Mengupas Tren Talent Global dari JobStreet di sini! Di JobStreet kami selalu berupaya mengantarkan pekerjaan yang bernilai untuk Anda. Sebagai Partner Karir, kami berkomitmen membantu pencari kerja menemukan passion dan tujuan dalam setiap langkah karir. Sebagai Partner Talent nomor 1 di Asia, kami menghubungkan perusahaan dengan kandidat tepat yang dapat memberikan dampak positif dan berkualitas kepada perusahaan. Temukan pekerjaan yang bernilai untuk Anda. Kunjungi JobStreet hari ini. Tentang SEEK Asia SEEK Asia, gabungan dari dua merek ternama Jobstreet dan jobsDB, adalah portal lowongan pekerjaan terkemuka dan destinasi pilihan untuk pencari dan pemberi kerja di Asia. Kehadiran SEEK Asia menjangkau 7 negara yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan Vietnam. SEEK Asia adalah bagian dari SEEK Limited Company terdaftar di Bursa Efek Australia, portal lowongan pekerjaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. SEEK Asia dikunjungi lebih dari 400 juta kali dalam setahun. Tentang SEEK Limited SEEK adalah grup perusahaan yang beragam, dengan portofolio yang kuat yang mencakup usaha lowongan pekerjaan daring , pendidikan, komersial dan relawan. SEEK hadir secara global termasuk di Australia, Selandia Baru, Cina, Hong Kong, Asia Tenggara, Brazil dan Meksiko, yang menjangkau lebih dari 2,9 miliar orang dan sekitar 27 persen PDB global. SEEK memberikan kontribusi positif kepada orang-orang dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Bursa Efek Australia, yang menempatkannya sebagai 100 perusahaan teratas dan telah diperingkat sebagai 20 Perusahaan Paling Inovatif oleh Forbes.

cara mengisi formulir interview yang benar